Lewat Program Sambang Desa, Pemerintah dan Forkopimda Minsel Perkuat Kamtibmas

MINSEL (KS) — Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar program Sambang Desa dan Sosialisasi Kamtibmas sebagai langkah memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah kecamatan.

Program yang dipimpin langsung Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, S.I.P., ini menjadi upaya pemerintah daerah melakukan pendekatan langsung kepada warga serta memastikan stabilitas wilayah tetap kondusif.

Bupati Wongkar mengatakan kegiatan Sambang Desa merupakan sarana komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. “Pemerintah tidak hanya menyampaikan program, tetapi juga mendengarkan aspirasi dan mengajak warga berpartisipasi dalam pembangunan,” ujarnya, Senin (24/11/2024).

Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua DPRD Minsel, Kapolres Minsel beserta jajaran, Kajari Minsel, Ketua Pengadilan Negeri Amurang, serta perwakilan Densus 88 AT Polri.

Dilaksanakan Bergilir di Lima Wilayah Besar

Program Sambang Desa digelar di sejumlah titik:

Amurang, Amurang Timur, Amurang Barat — BPU Kelurahan Ranoyapo, Kamis (25/9/2025)
Tumpaan, Tatapaan, Sulta, Tareran — Desa Tumpaan Baru, Kamis (25/9/2025)
Tompaso Baru, Maesaan, Modoinding — BPU Tompaso Baru Satu, Senin (6/10/2025)
Ranoyapo, Motoling Raya, Kumelembuai — Kantor Desa Pontak, Senin (6/10/2025)
Tenga, Sinonsayang — BPU Desa Sapa, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta penguatan koordinasi lintas sektor.

Keterlibatan Camat hingga Hukum Tua Ditekankan

Dalam setiap pertemuan, Bupati menegaskan peran Camat sebagai koordinator wilayah untuk memastikan ketertiban umum bersama Forkopimcam. Para Lurah dan Hukum Tua diminta aktif mengedukasi masyarakat mengenai literasi digital, kewaspadaan lingkungan, dan pemanfaatan forum keamanan.

Bupati Wongkar menambahkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat. “Rasa aman adalah tanggung jawab bersama. Kami mendorong masyarakat untuk ikut terlibat dalam menjaga lingkungan,” katanya.

Program Sambang Desa juga sekaligus memperkuat komitmen terhadap pelaksanaan program strategis Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2025.

Dengan sinergi yang terus dibangun antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Pemkab Minsel optimistis dapat mewujudkan daerah yang aman, tertib, dan kondusif.

(ADMIN/ADVE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *