Minsel, (KS) – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sukses menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak secara nasional bertempat di Aula Waleta Kantor Bupati, pada Jumat (13/02/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam stabilisasi pasokan dan harga pangan, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Bulan Ramadhan dan Idulfitri.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Minsel, Ibu Inge I.P. Tengor, SH, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa GPM ini merupakan implementasi dari arahan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menjamin ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
“Kami berupaya hadir sebagai solusi di tengah potensi kenaikan harga pangan menjelang HBKN. Melalui GPM ini, masyarakat dapat memperoleh komoditas penting dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran penting Pemerintah Kabupaten Minsel, termasuk Bupati Franky Donny Wongkar, SH, Ketua DPRD Stevanus D.N. Lumowa, SE, Sekretaris Daerah Glady Novalinda Kawatu, M.Si, serta unsur Forkopimda dan Kepala BPS Minsel, Ibu Irena Listianawati, SST, SE, M.Si. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya stabilisasi pangan di daerah.

GPM Minsel menyediakan berbagai komoditas pokok dengan harga yang lebih murah, seperti beras SPHP, minyak goreng, gula, telur ayam, bawang putih, dan bawang merah. Antusiasme masyarakat terlihat jelas, dengan banyaknya warga yang datang berbelanja untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka.
“Sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan, Perum BULOG sebagai mitra kerja, serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten dan Forkopimda, menjadi kunci keberhasilan GPM ini. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam menekan angka inflasi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Rangkaian acara GPM ini juga terhubung secara daring dengan titik pusat pasar tani Kementerian Pertanian, yang dibuka langsung oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Bapak Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung upaya daerah untuk menjaga stabilitas pangan.
Dengan suksesnya pelaksanaan GPM ini, Dinas Ketahanan Pangan Minsel semakin memantapkan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Ke depan, diharapkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan ketersediaan pangan yang stabil dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Minahasa Selatan.
(PK)
