JAKARTA (KS) : Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Minahasa Selatan menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan pembangunan sektor perumahan dan kawasan permukiman.
Hal itu terlihat saat Kepala Dinas Perkim Minahasa Selatan, Frangky Mamangkey, S.IP., mendampingi Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., dalam kunjungan kerja ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (PKP) di Jakarta, Jumat (06/03/2026).
Langkah ini merupakan wujud proaktif dinas dalam menjalin koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat demi merealisasikan program pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Pada kesempatan itu Mamangkey menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai proposal program pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang inovatif dan berkelanjutan.
Program-program ini diharapkan dapat disinergikan dengan program-program unggulan dari Kementerian PKP, sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Minahasa Selatan.
“Kami sangat berharap kunjungan ini akan membuka peluang yang lebih besar bagi Dinas Perkim untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat. Kami memiliki banyak program yang potensial untuk dikembangkan, seperti peningkatan kualitas rumah tidak layak huni, pembangunan infrastruktur dasar di kawasan permukiman, serta pengembangan kawasan perumahan yang terintegrasi dengan ruang terbuka hijau,” ujar Frangky Mamangkey.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Dinas Perkim juga aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait, seperti pengembang perumahan, lembaga keuangan, dan organisasi masyarakat sipil, untuk mencari solusi yang komprehensif dalam mengatasi berbagai permasalahan di sektor perumahan dan kawasan permukiman.
Dalam pertemuan dengan Direktur Sistem dan Strategi Pengembangan Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Kresnhariza Harahap, Mamangkey juga menyampaikan berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi oleh Dinas Perkim dalam melaksanakan program-program pembangunan.
“Dengan adanya dialog yang konstruktif, diharapkan solusi yang tepat dan efektif dapat segera ditemukan,” ujarnya.
Kunjungan kerja ini juga menjadi momentum penting bagi Dinas Perkim untuk memperkuat jaringan dan mendapatkan informasi terbaru mengenai kebijakan dan program-program pemerintah pusat di sektor perumahan dan kawasan permukiman.
Dengan demikian, Dinas Perkim dapat lebih optimal dalam merencanakan dan melaksanakan program-program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah.
Kunjungan kerja ini, diharapkan Dinas Perkim Minahasa Selatan dapat semakin proaktif dan inovatif dalam meningkatkan pembangunan sektor perumahan dan kawasan permukiman, sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Minahasa Selatan.
(PK)
